PENGERTIAN SKALAR DAN VECTOR BESERTA CONTOH SOALNYA
NAMA : ABDUL NUR RAHMAN (2)
KELAS : X MIPA - 1
Pengertian Besaran Vektor
Dalam Matematika dan fisika dikenal dua besaran, yaitu besaran vektor dan besaran skalar. Besaran skalar adalah besaran yang memiliki besar (magnitude) saja, misalnya waktu, suhu, panjang, luas, volume, massa dan sebagainya.
Sedangkan, Besaran Vektor adalah besaran yang memiliki besar (magnitude) dan arah (direction), misalnya kecepatan, percepatan, gaya, momentum, momen, impuls, medan magnetik dan sebagainya.
Vektor adalah suatu ruas garis berarah yang memiliki besaran (panjang, nilai) dan arah tertentu, dapat dinyatakan dalam grafis berikut.
Bila u menyatakan garis berarah dari A ke B maka dituliskan lambang
( dibaca vektor AB mewakili vektor u, sedangkan AB adalah vektor yang pangkalnya A dan ujungnya B)
1. Dua buah vektor disebut sama jika dan hanya jika panjang dan arah vektor sama
vektor a dan vektor b sama, artinya panjangnya sama dan arahnya sama.
vektor a dan vektor c tidak sama, walaupun panjangnya sama tetapi arahnya berbeda, dalam hal ini
2. Perkalian Skalar dengan Vektor
Bila k adalah sebuah skalar maka perkalian dengan vektor a dinyatakan dengan k a, sebuah vektor yang searah dengan a dan panjangnya kkali panjang a
3. Sifat-sifat skalar dengan vektor
4. Penjumlahan dan Pengurangan Vektor
Penjumlahan dua vektor dapat dilakukan dengan
menggunakan metode segitiga (aturan cosinus, metode jajarangenjang (aturan cosinus), metode poligon dan metode penguraian vektor.
Pengurangan vektor sama dengan penjumlahan vektor dengan salah satu vektor negatif dari vektor semula.
untuk memudahkan dalam operasi geometri, bentuknya sebagai berikut : perhatikan arah anak panahnya
5. Notasi Vektor
Vektor disini dinyatakan dengan huruf yang diberi arah garis diatasnya.
Vektor dapat dinyatakan dalam dua dimensi bahkan tiga dimensi atau lebih. Jika dinyatakan dalan tiga dimensi maka vektor memiliki vektor satuan yang dinyatakan dalam i, j, dan k.
Vektor satuan adalah vektor yang besarnya satu satuan dan arahnya sesuai dengan sumbu utama, yakni :
i adalah vektor satuan yang searah sumbu x(absis)
j adalah vektor satuan yang searah sumbu y(ordinat)
k adalah vektor satuan yang searah sumbu z(aplikat)
dengan a_x sebagai komponen arah sumbu x, dan a_y komponen arah sumbu y dan a_z adalah komponen arah sumbu z.
Bentuk tulisan vektor
dalam matematika lebih sering dituliskan dalam
dengan komponen dalam bentuk indeks angka
Panjang vektor (besar,nilai) dituliskan seperti tanda mutlak dalam aljabar
Atau dalam indeks angka
Bila vektor ditentukan oleh koordinat
Maka vektor AB dinyatakan dengan
Panjang vektor AB
Sedangkan vektor satuan dari suatu vektor yang dinyatakan sebagai
Dinyatakan dengan
panjang vektor satuan adalah 1 satuan.
CONTOH SOAL
Soal 1
Jika a = i – 2j + k, b = 2i – 2j – 3k dan c = -i + j + 2k, maka 2a – 3b – 5 c sama dengan:
A. i + j + k
B. 2i – 5j + k
C. 5i – 2j + k
D. 5i + 2j + k
E. i – 2 j – k
Untuk menjawab soal itu, kalian harus memperhatikan pembahasannya berikut:
2a – 3b – 5 c = 2 (i – 2j + k) -3(2i – 2j – 3k) – 5(-i + j + 2k)
2a – 3b – 5c = 2i – 4j + 2k – 6i + 6j + 9k + 5i – 5j – 10k = i + j + k
Dari hasil hitungan itu, maka jawaban yang tepat ialah A.
Soal 2
Misalkan D adalah titik berat segitiga ABC dimana A(2,3,-2), B(-4,1,2) dan C(8,5,-3). Panjang vektor posisi d sama dengan:
A. 3
B. 5
C. √5
D. √14
E. √13
Agar dapat menjawab soal ini, hal pertama yang harus kamu lakukan ialah mencari titik D terlebih dahulu. Titik D merupakan titik berat segitiga dalam soal tersebut. Maka, D= 1/3 (A + B + C).
Dari temuan rumus itu, kamu tinggal memasukkan nilai dari masing-masing titik A, B, dan C. Berikut cara menghitungnya:
D = 1/3 (2,3,-2) + (-4,1,2) + (8,5,-3)
D = 1/3 (6,9,-3) = (2,3,-1)
Setelah menemukan titik D, hitungan yang harus kamu lakukan selanjutnya ialah panjang proyeksi titik D.
Berikut cara penghitungannya:
Dari pilihan jawaban yang ada maka jawaban yang tepat untuk soal tersebut ialah D.
Soal 3
Diketahui dua vektor u = 4i – mj + 2 k dan v = 5i + 2j – 4k saling tegak lurus. Maka harga m adalah:
A. 10
B. 6
C. 5
D. 9
E. 1
Merujuk pada soal tersebut, vektor u dan v saling tegak lurus maka rumusnya sama seperti: u.v = 0. Dengan begitu, untuk mencari harga m, maka rumus tersebutlah yang digunakan dengan memasukkan persamaan yang telah diketahui. Hitungannya menjadi seperti berikut:
u . v = 0
(4i – mj + 2k) (5i + 2j – 4k) = 20 – 2m – 8 = 0
m = 6
Dari hasil hitungan tersebut maka pilihan jawaban yang tC. epat ialah B.



















Komentar
Posting Komentar